Penyakit Emfisema Pada Paru Paru

Tentang Penyakit Emfisema

Penyakit Emfisema Pada Paru Paru – Penyakit emfisema merupakan kondisi dimana kantung udara pada paru paru secara perlahan lahan mengalami kehancuran sehingga mengakibatkan penderita kesulitan untuk bernafas dan nafas tersebut menjadi pendek. Penyakit ini tergolong kepada penyaki obstruktif kronis (PPOK). Penyakit emfisema dapat membuat penderitanya sesak nafas terus menerus ketika mengeluarkan tenaga dan lebih mudah lelah dalam melakukan sesuatu, penyakit ini juga bisa disebut dengan paru paru basah.

Baca Juga : http://obatparubasah.com/sakit-tenggorokan-saat-menelan/

Kesulitan bernafas pada penderita emfisema ini disebabkan karena tekanan udara yang berlebihan dari kantung udara di dalam paru paru. Jadi ketika seseorang menarik nafas maka kantung udara dalam paru paru akan mengembang sehingga udara yang masuk melakukan pertukaran gas antara kantung udara dan darah. Dan pada waktu menghembuskan nafas, jaringan elastis dari kantung udara tersebut menyebabkan kembali menguncup dan memaksa udara untuk keluar dari paru paru melalui saluran pernafasan.

gejala penyakit emfisema pada paru paruGejala Penyakit Emfisema

Gejala penyakit emfisema ini kebanyakan terjadi pada pria yang sudah berumur lebih dari 50 tahun yang telah menjadi perokok berat bertahun tahun. Penderita emfisema pada perokok berat dapat menyebabkan hilangnya elastisitas dan kerusakan pada paru paru yang diakibatkan oleh bahan kimia dan zat berbahaya dalam rokok sehingga mengakibatkan kantung udara paru paru mengalami ekspansi atau pembesaran terus menerus dan udara tidak bisa keluar sama sekali. Hal tersebut dapat menyebabkan pengempisan saluran pernafasan dan dapat membatasi udara untuk mengalir keluar.

Berikut beberapa Gejala Emfisema Paru Paru

  • Kemampuan berolahraga menjadi menurun
  • Terjadi pembengkakan pada mata kaki
  • Sering merasa lelah
  • Nafsu makan berkurang dan mengakibatkan menurunnya berat badan secara drastis
  • Nafas sesak
  • Bibir tampak kebiruan
  • Batuk menahun

Apabila seseorang tengah mengidap penyakit emfisema paru paru maka ada beberapa cara atau pengobatan untuk menghindari dari berbagai penyakit komplikasi paru paru serperti dibawah ini:

1. Hindari asap rokok. Terutama bagi pecandu rokok, sebaiknya mulailah berhenti merokok dari sekarang karena untuk menghentikan perkembangan dari penyakit emfisema.

2. Olahraga secara rutin dan teratur. Olahraga dapat membuat tubuh menjadi sehat, juga dapat membuat pernafasan menjadi lega karena dapat meningkatkan kapasitas paru paru.

3. Lindungi diri dari cuaca dingin. Untuk penderita emfisema, udara dingin harus dihindari karena dapat membuat penderita menjadi kesulitan untuk bernafas, sehingga penyakit emfisemanya bisa bertambah parah.

Sakit Tenggorokan Saat Menelan

Apakah Anda Mengalami Sakit Saat Menelan? Tenggorokan Terasa Gatal?

Sakit faringitis

Sakit Tenggorokan Saat Menelan – Gejala tersebut patut untuk diwaspadai kalau tak kunjung membaik dan sakit berkepanjangan. Penyakit tenggorokan ini disebut dengan Faringitis. Faringitis merupakan terjadinya radang pada tenggorokan yang disebabkan oleh virus. Biasanya gejala faringitis atau sakit tenggorokan disertai dengan penyakit lain seperti flu, demam, sakit kepala, mual, batuk dan mengakibatkan perubahan pada suara menjadi serak.

Penyakit sakit tenggorokan ini kebanyakan terjadi pada anak anak dan remaja karena mereka karena sistem kekebalan dari virus ini akan terbentuk pada usia dewasa. Selain disebabkan oleh virus, penyakit ini juga biasanya disebabkan oleh bakteri yang bernama streptokokus Grup A, N.gonorrhoeae,C.diphtheria dan bakteri penyebab faringitis lainnya.

Ketika bakter dan virus telah mencapai sestemik pada tubuh maka dapat mengakibatkan gejala lain yaitu seperti lemah dan lesu, terjadi nyeri sendi pada bagian otot, kurangnya nafsu makan dan meningkatnya jumlah sel darah putih. Apabila penyakit ini berlangsung secara berkepanjangan maka akan beresiko terkena penyakit liannya seperti tersumbatnya aliran pernafasan( ini terjadi pada penderita radang yang berat), dinding belakang mukosa faring, infeksi oleh bakteri streptococcus yang bisa menyebar ke telinga, siusitis, penyakit demam rematik, radang ginjal dll.

Baca juga : Obat Paru Paru Basah Alami

                  Bahaya Debu Silika Bagi Kesehatan

Gejala yang timbul dari penyakit ini diantaranya adanya sakit saat menelan dan menyebabkan radang tenggorokan, amandel yang membesar, demam tinggi, pembesaran kelenjar getah bening di leher. Adapun cara untuk mengurangi gejala ini bisa dilakukan dengan menghindari asap rokok, tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin, berkumur dengna air garam hangat, minum air yang cukup.

Permasalahan faringitis diperparah dengan keadaan penderitanya sulit menelan makanan, bahkan tidak bisa makan. Keadaan ini tentu akan mengurangi asupan makanan yang bergizi ke tubuhnya yang pada akhirnya akan mengganggu dalam proses penyembuhan.

Akan tetapi tidak perlu khawatir, pada penderita faringitis yang disebabkan oleh virus, akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Pasien hanya diberikan obat symptomatis untuk mengurangi penderitaannya karena kesakitan menelan dan gejala flu yang lain. Sebaliknya bila faringitis disebabkan oleh bakteri, baru diperlukan antibiotika yang adekuat untuk membunuh bakteri jahat tersebut.

Debu Silika Menyebabkan Penyakit Paru Paru

Debu Silika Menyebabkan Penyakit Paru Paru – Silika merupakan campuran mineral yang terdiri dari satu atom silikon dan dua atom oksigen. Orang yang menghirup debu silika akan mengakibatkan peradangan dan pembentukan jaringan parut pada paru paru dan penyakit ini disebut Silikosis.

Pada saat orang menarik nafas, udara yang mengandung partikel akan terhirup ke dalam paru-paru. Ukuran partikel (debu) yang masuk ke dalam paru-paru akan menentukan letak penempelan atau pengendapan partikel tersebut.

  • Partikel yang berukuran kurang dari 5 mikron akan tertahan di saluran nafas bagian atas,
  • Partikel berukuran 3 sampai 5 mikron akan tertahan pada saluran pernapasan bagian tengah.
  • Partikel yang berukuran lebih kecil yaitu 1 sampai 3 mikron, akan masuk ke dalam kantung udara paru-paru kemudian  menempel pada alveoli.
  • Partikel yang lebih kecil lagi yaitu kurang dari 1 mikron, akan ikut keluar saat nafas dihembuskan.

Jenis Penyakit Silikosis

Penyakit silikosis dibedakan menjadi 3

1. Silikosis kronis simplek, terjadi pada pemaparan sejumlah kecil debu silika dalam jangka waktu lebih dari 18 tahun.

2. Silikosis Akselerata. terjadi karena sudah terpapar oleh sejumlah silika dalam jangka waktu yang lebih pendek yakni 4-8 tahun.

3. Silikosis Akut, ini terjadi pada silikosis berjumlah besar, dan dalam jangka waktu yang pendek menyerang paru paru dan meradang serta terisi oleh cairan dan menimbulkan sesak nafas.

Penyakit silikosis sering terjadi pada orang yang bekerja di pertambangan, konstrukis, pemotongan batu alam, pengecoran logam.

Gejala awal yang terjadi pada penderita silikosis noduler yaitu terlihat pada batuk yang berdahak seperti bronkitis dikarenakan adanya iritasi pada pernafasan. Untuk penderita silikosis konglomerata sama sepreti penderita silikosis noduler yaitu akan mengalami batuk berdahak namun disertai dengan sesak nafas. Dan untuk  penderita silikosis akut yaitu  dapat terlihat dari gejalanya seperti demam, batuk, gangguan pernafasan, dan penurunan berat badan.

Pengobatan

Sampai saat ini tidak ada pengobatan khusus untuk penyakit silikosis, maka dari itu sangat penting untuk menghilangkan sumber paparan terutama sejak awal penyakit. Namun yang patut dihindari terutama untuk penderita silikosis akut yaitu dengan berhenti merokok atau menjauhi asap rokok karena penderita silikosis sangat rentan terhadap penyakit lain dan memiliki resiko terkena penyakit TBC. Selain itu pencegahan bisa dilakukan dengan mengawasi tempat lingkungan pekerjaan. Apabila debu tidak bisa dikontrol, maka diharuskan untu kmenggunakan peralatan yang dapat memberikan udara yang bersih.

Baca Juga :

Penyakit Paru Paru Pneumotoraks

Obat Paru Paru Basah

Penyakit Paru Paru Pneumotoraks

Tentang Penyakit Pneumotoraks

tentang penyakit pneumotoraksPenyakit Pneumotoraks – Pneumotoraks merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya udara dalam rongga pleura dan ditandai dengan mengempisnya paru paru akibat bocor ke udara. Adanya udara antara dua lapisan pleura tersepbut dapat meningkatkan tekanan pada rongga bagian dadan dan dapat menyebabkan daerah paru paru menjadi tertekan yang mengakibatkan kondisi paru paru tersebut menjadi mengempis. Hal tersebut dapat berakibat fatal dan menyebabkan paru paru tidak bisa mengembang karena tekanan tersebut dan penyakit ini sering diderita oleh penyelam atau pilot.

Kebanyakan penyebab pneumotoraks yaitu karena trauma pada fisik dan pada dada. Udara yang keluar dari paru paru melalui rongga pleura pada saat kantung udara di paru paru meledak, latihan fisik yang ekstrim atau berlebihan dapat memicu terjadinya penyakit pneumotoraks atau juga bisa disebabkan oleh kompikasi berbagai macam penyakit paru paru.

Gejala secara klinis penyakit pneumotoraks memang belum diketahui faktor penyebabnya namun menurut penelitian ada beberapa penyakit yang dapat menyebabkan pneumotoraks ini yaitu seperti TBC paru paru, penyakit asma, penyakit paru paru obstruktif kronik, serta penyakit bawaan sejak lahir.

Ciri ciri dari penyakit pneumotoraks yaitu dapat menyebabkan sulitnya bernafas dan sakit di bagian dada serta diikuti dengan nafas yang pendek, denyut jantung cepat, nafas yang cepat juga batuk secara terus menerus serta dapat mengakibatkan kelelahan. Rasa sakit tersebut tidak selalu muncul namun bisa menetap apabila terjadi adanya perlengketan antar pleura viseralis dan pleura parietalis.

Pencegahan Penyakit Pneumotoraks

Untuk mengobati penyakit pneumotoraks yaitu tergantung pada luas daerah yang terjangkit. Tujuannya yaitu untuk mengeluarkan udara dari rongga pleura sehingga paru paru bisa mengembang dan berfungsi sebagaimana mestinya. Pengobatan ini juga biasanya dilakukan pada penderita pneumotoraks yang sudah parah yang menderita sesak nafas serius. Untuk perawatan lebih inten nya bisa dilakukan dirumah sakit karena untuk mencegah penyakit ini datang kembali saja diperlukan pembedahan. kebanyakan penderita pneumotoraks yang sudah sembuh mengalami kambuh oleh sebab itu perlu penanganan khusus untuk mengobati penyakit ini.

Bahan Bangunan Asbes Dapat Memicu Penyakit Paru Paru

Taukah Anda Bahwa Bahan Bangunan Asbes Dapat Menyebabkan Penyakit Paru – Paru ?

 

bahaya asbes bagi paru paruBahan asbes yang kita ketahui sebagai atap rumah ternyata berbahaya bagi kesehatan dan dapat memicu terjadinya penyakit paru paru. Zat yang terkandung dalam asbes dapat mengakibatkan kerusakan pada paru paru bahkan bisa sampai ke penyakit kanker paru paru. Serat yang terkandung dalam asbes apabila terhirup dapat mengakibatkan munculnya jaringan parut di dalam paru paru. Jaringan tersebut tidak berfungsi dengan baik karena zat asbes yang terhirup sehingga proses menghempis dan mengembangnya paru paru menjadi terganggu. Penyakit ini dinamakan Asbestosis.

Orang yang sangat beresiko terkena penyakit ini yaitu orang yang bekerja pada sebuah pabrik industri pertambangan, pekerja konstruksi dan industri lainnya yang rawan dengan polusi asbes itu sendiri. Selain serat asbes tersebut dapat mencemari orang lain melalui pakaian yang menempel pada pekerja pabrik tersebut

Gejala Penyakit Asbestosis

Gejala yang dirasakan oleh penderita asbes muncul secara bertahap karena penyakit ini terjadi setelah jaringan parut dalam jumlah yang sangat banyak sehingga mengakibatkan kinerja paru paru kehilangan elastisitasnya. Berikut beberapa tahapan gejala dari penyakit asbestosis

  • Nafas menjadi sesak karena terhirup zat dari asbes. dikarenakan akumulasi cairan dalam rongga pleura dan membentuk plak pada selaput fleura.
  • Badan menjadi lemas. Semakin lama kondisi fisik penderita asbestosis semakin lemah dan lama kelamaan juga akan semakin sulit untuk bernafas.
  • Nyeri di bagian dada. Serat asbes dapat menyebabkan kanker pada pleura yang disebut dengan mesotelioma. namun ini bisa terjadi setelah 30 tahunan kemudian setelah terkena serat asbes tersebut dan lama kelamaan akan mengakibatkan nyeri pada bagian dada.
  • Batuk terus menerus. Ini terjadi pada perokok, apabila seorang perokok terkena serat asbes maka akan terjadi batu batuk dan mengi.

Pengobatan

Untuk mengatasi gejalanya bisa dilakukan dengan cara membersihkan lendir dari paru-paru dengan cara postural drainase, perkusi dada, dan vibrasi. Penderita asbestosis akan diberikan obat pengencer lendir, juga akan diberi oksigen, baik melalui selang plastik atau sungkup muka. Apabila diperlukan juga maka akan dilakukan pencangkokan paru-paru. Oleh karena itu jangan menganggap remeh polusi yang ada di sekitar kita, bahkan hal tersebut yang tidak kita sadari bisa menyebabkan penyakit yang sangat berbahaya.

 Artikel Lainnya : Penyakit Asma Pada Balita

Penyakit Asma Pada Balita

Penjelasan Tentang Penyakit Asma Pada Balita

mencegah penyakit asma pada balita

Penyakit Asma Pada Balita – Keadaan kesehatan balita yg sedang sakit menciptakan  cemas sekaligus bingung meskipun sudah melakukan segala usaha terbaik untuk kesehatan balita . Demikian juga seandainya balita  mengalami kesusahan bernafas, mesikipun semua keadaannya tidak mampu untuk mendiagnosis bahwa hal itu adalah gejala asma, namun utk  yg mempunyai riwayat asma, bisa jadi balita  mendapati penyakit asma lebih besar beresiko terkena asma daripada balita yang lain. Dan rata-rata balita yg beresiko terkena penyakit asma lebih tidak jarang diperngaruhi oleh aspek genetik. Bahaya dari serangan asma kepada balita lebih besar pengaruhnya ketimbang terhadap orang dewasa. Penyakit asma terhadap balita terjadi bisa saja dampak fisik yg lebih berat. Bahkan WHO (organisasi kesehatan dunia ) menyebut adanya peningkatan jumlah anak yg menderita asma dari tahun ke tahun.

Asma merupakan peradangan kronis kepada tabung pernapasan kecil (bronkiolus) dalam paru-paru balita. Dokter dapat mempermudah memberikan diagnosis asma bersama mengidentifikasi lewat gejala gejala yg ditimbulkan, dan setelah itu pun dokter akan memperhitungkan riwayat genetik keluarga  yg mengalami asma. Gejala balita yg mengalami penyakit asma mampu dideteksi terhadap umur balita di bawah tiga tahun.Ditandai bersama sesak nafas setidaknya empat kali dapat namun tak mengalami demam seterusnya mempunyai aergi pada susu, telur, debu, serbuk sari & serta bulu binatang. Terhadap keadaan tertentu penyakit asma bisa pula ditandai dgn keadaan balita  yg mengalami eksim, paru paru,  penyakit asma dipengaruhi oleh  keturunan atau genetik maka jikalau riwayat keluarga  mengalami asma mungkin saja dampak menderita bakal tinggi. Kepada keadaan yg dipengaruhi oleh faktor- faktor tertentu dapat mengakibatkan penyakit asma terhadap balita makin berat.

Faktor yang menyebabkan penyakit asma pada balita  :

1. Balita  tinggal dengan dgn anggota keluarga perokok.

Seandainya ibu balita seseorang perokok aktif & sewaktu hamil menghisap rokok maka akan berdampak pada kesehatan sang balita.

2. Balita  lahir bersama berat lahir rendah atau lahir prematur.

Salah satu atau ke-2 ortu balita  menderita asma, alergi atau keadaan lain, seperti eksim. Ini bisa jadi berarti bahwa beliau mengembangkan lebih awal dari balita yg tak mempunyai asma dalam keluarga.Balita  mempunyai keadaan alergi seperti eksim, atau alergi makanan.

3. Balita  tinggal di satu buah rumah yg mempunyai masalah lembab atau jamur.
Asma merupakan keadaan jangka panjang yg memerlukan penanganan medis yg serius. Elemen ini mengingat penyakit asma dapat tiba tiba kambuh tidak dengan  duga pada awal mulanya. Mutlak sekiranya utk  sbg seseorang ibu mengetahui kiat buat menopang gejala asma & pun memberikan pencegahan supaya penyakit asma tak berkembang dengan cara serius.

Baca Juga :

Obat Paru Paru Basah

Tanda-Tanda Penyakit TBC

Pencegahan Penyakit Asma Pada Balita

Berikut trik pencegahan yg dapat dilakukan untuk mengurangi penyakit asma terhadap balita :

  • Bagi balita yg sudah memperoleh makanan pendamping ASI , mampu diberikan buah & sayuran yg tajir dapat kandungan vitamin C.
  • Pastikan balita  tak mempunyai intoleran laktosa yg bakal menyebabkan produksi lendir yg berlebihan & dapat mengakibatkan penyumbatan.
  • Jauhkan bahan kimia & deterjen dari area balita  yg bakal mengiritasi saluran hawa balita .

Tanda Tanda Seseorang Terkena Penyakit TBC

Tahukah Anda Apa Itu Penyakit TBC?

tanda penyakit tbc batukTanda Tanda Seseorang Terkena Penyakit TBC – Penyakit TBC merupakan singkatan dari Tuberkulosis yang ditemukan oleh Robert kock pada tahun 1882. TBC merupakan penyakit yang menyerang sistem saluran pernafasan seseorang dan terus menyebar yang diakibatkan oleh virus bakteri Mycobacterium tuberculosis.bakteri ini merupakan bakteri yang tahan asam sehingga apabila seseorang terkena virus ini maka tingkat penyembuhannya pun membutuhkan waktu yang lama.

Secara umum sistem pernafasan pada manusia dapat menyaring zat yang berbahaya agar tidak masuk ke dalam tubuh sehingga terhindar dari polusi yang membawa virus atau bakteri lolos ke dalam tubuh manusia melalui saluran pernafasan. Penyakit ini sangat mematikan, menurut data yang diperoleh para ahli bahwa penyakit TBC merupakan penyakit ke 2 paling mematikan setelah HIV/AIDS.

Menurut data dari BKKBN, bahwa penyakit TBC di indonesia termasuk negara yang tinggi yang mengidap penyakit TBC, ada sekitar 450 kasus orang TBC per tahun nya. Dari jumlah penderita tersebut, ada sekitar 65 ribu jiwa yang melayang akibat dari keganasan penyakit TBC ini. Oleh karena itu apabila menemukan gejala – gejala yang mirip dengan TBC, segeralah periksakan diri ke klinik terdekat, selain berbahaya, penyakit ini juga dapat menular dengan cepat.

Baca Juga : Obat TBC Paru

Serangan infeksi virus TBC amat sering muncul tidak dengan disertai tanda-tanda atau gejala khas apapun, kebanyakan indikasi yg muncul hanya batuk-batuk ringan & hal ini tidak jarang dianggap remeh & tak dihiraukan oleh calon penderita. Satu Orang penderita infeksi TBC paru-paru mampu menularkan virus (bakteri) TBC terhadap orang lain di lingkungan sekitarnya baik itu di rumah, sekolah atau ruang kerja (kantor). Seandainya virus yang aktif di dalam tubuh manusia, maka virus TBC dapat secara terus menerus merusak jaringan paru-paru hinggga memunculkan tanda-tanda & gejala yg khas disaat penyakitnya telah dalam kondisi parah.

Seperti Apa Tanda – Tanda Penyakit TBC ?

  • Batuk berdahak dalam jangka waktu 2 Minggu
  • Sesak Nafas atau asma
  • Demam dalam jangka waktu yang lama bisa lebih dari 3 minggu
  • Sering berkeringat dimalam hari walaupun tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu keluarnya keringat
  • Terjadi penurunan berat badan yang drastis dikarenakan berkurangnya nafsu makan
  • Semakin lama kondisi fisiknya semakin lemah
  • Sakit di bagian dada jika ada cairan di rongga pleura.
  • Infeksi tulang yang menyebabkan keluarnya nanah
  • Kejang kejang
  • Perubahan pada warna urin yang tadinya berwarna kuning berubah menjadi berwarna kemerahan.

Bagaimanakah Pertolongan Pertama Pada Penyakit TBC ?

1. Minum Air hangat

air hangat mampu membuat bakteri menjadi kesakitan, karena bakteri penyebab tbc biasanya tumbuh dan berkembang biak dikarenakan suhu udara atau cuaca yang dingin.

2. Memakai Masker

Ini dimaksudkan untuk menghindari menularnya penyakit tbc tersebut, karena apabila penderita TBC berinteraksi dengan yang lain maka besar kemungkinan bakteri tersebut akan cepat menular. Maka dari itu penggunaan masker sangat penting bagi penderita TBC.

3. Menggunakan Peralatan Makan dan Pakaian yang Khusus

Bakteri yang dihasilkan dari batuk seorang penderita tbc yaitu banyak sekali, dan akan hidup selama 50 jam di udara ataupun menempel pada peralatan makanan, pakaian dan benda lain. Maka dari itu usahakan untuk menggunakan peralatan yang khusus yang tidak bercampur dengan orang yang sehat.

powered by. www.obatparubasah.com

Gejala Asma dan Penyebab Penyakit Asma

Tentang Penyakit Asma dan Gejalanya

Gejala Asma dan Penyebab Penyakit Asma penderita asma

Gejala Asma dan Penyebab Penyakit Asma – Penyakit asma berasal dari kata “asthma” yg diambil dari bahasa Yunani yg berarti “sukar bernapas.” Penyakit asma dikenal sebab adanya gejala sesak napas, batuk & mengi yg disebabkan oleh penyempitan saluran napas.

Tidak Sedikit kasus-kasus penyakit asma di penduduk yg tak terdiagnosis, yg telah terdiagnosis pula belum pasti memperoleh pengobatan dengan cara baik. Belum lagi masalah mahalnya biayapengobatan, absennya dari sekolah atau kerja, hambatan kegiatan sosial juga sangat berpengaruh pada beberapa orang yg berhubungan dgn penderita penyakit asma.

Penyakit asma paling tidak sedikit berlangsung terhadap anak & berpotensi mengganggu pertumbuhan & perkembangan anak. Alergi mampu menyerang seluruh organ & fungsi badan tidak dengan tidak cuma. Di Samping itu tidak sedikit permasalahan kesehatan lain yg menyertai berupa kendala organ badan lain, rintangan tabiat & permasalahan kesehatan yang lain,

Artikel Lainnya :

Obat Paru Paru Basah Pneumonia

Penggunaan Kipas Angin Dapat Menyebabkan Paru Paru Basah

Penyakit asma yakni penyakit yg memiliki tidak sedikit perihal penyebab, di mana yg sangat sering dikarenakan hal atopi atau alergi. Faktor-faktor penyebab & pemicu penyakit asma antara lain debu rumah dgn tungaunya, bulu binatang, asap rokok, asap obat nyamuk, & lain-lain.

Penyakit ini yakni penyakit keturunan. Kalau salah satu atau ke-2 orang lanjut umur, kakek atau nenek anak menderita penyakit asma sehingga sanggup diturunkan ke anak. Prof Dr. dr Heru Sundaru, Sp.PD, KAI, Guru Akbar Konsisten FKUI menuturkan, “penyakit asma bukan penyakit menular namun penyakit keturunan.”

Berdasarkan data Tubuh Kesehatan Dunia (WHO), banyaknya 300 juta orang didunia mengidap penyakit asma & 225 ribu orang wafat sebab penyakit asma terhadap thn 2005 dulu. Hasil penelitian International Study on Asthma and Alergies in Childhood kepada thn yg sama menunjukkan bahwa di Indonesia prevalensi gejala penyakit asma melonjak dari segede 4,2% jadi 5,4 prosen.

Penyakit asma tak mampu disembuhkan & obat-obatan yg ada kini cuma berfungsi menghilangkan gejala. Tapi, dgn mengontrol penyakit asma, penderita penyakit asma dapat bebas dari gejala penyakit asma yg mengganggu maka mampu menjalani gerakan hidup sehari-hari.

Mengingat sebanyak elemen risiko yg berperan, sehingga prioritas pengobatan penyakit asma sampai kini ditujukan buat mengontrol gejala. Kontrol yg baik ini di harapkan bakal mencegah terjadinya eksaserbasi (kumatnya gejala penyakit asma), menormalkan fungsi paru, meraih gerakan sosial yg baik & meningkatkan mutu hidup pasien.

Kamu sanggup mengenal penyakit asma lebih lanjut dalam halaman detil ini meliputi gejala asma, diagnosa asma, penyebab asma, hal pencetus asma, pengobatan, pengcegahan & hidup dgn asma. Jangan Sampai lewatkan wawancara eksklusif kami dgn konsultan alergi & imunologi ialah Prof. Dr. dr. Heru Sundaru, Sp.PD, KAI.

Penyebab Penyakit Asma

Penyebab asma di sebabkan oleh faktor-fakor berikut :
  • Inflamasi & Penyempitan Saluran Pernapasan
Iritasi pada saluran pernapasan dapat membuatnya menyempit & menyulitkan aliran hawa(masuk maupun ke luar), maka mengakibatkan kesusahan bernapas.
  • Lingkungan
Lingkungan ruangan tinggal dan pola hidup mempengaruhi timbulnya penyakit asma. zat-zat polutan (asap kendaraan, rokok, dll.) Mutu hawa yg jelek dapat menjadikan elemen kuat penyebab penyakit asma.
  • Genetik (Keturunan)
Sekian Banyak orang terlahir dgn dampak mengambil penyakit asma, sementara kepada orang lain tak. Seorang yg memiliki riwayat asma terhadap keluarganya mempunyai dampak terkena asma lebih akbar.

Penggunaan Kipas Angin Dapat Menyebabkan Paru Paru Basah

Penggunaan Kipas Angin Menyebabkan Paru Paru BasahPenggunaan Kipas Angin Dapat Menyebabkan Paru Paru Basah – Kebiasaan yang sulit untuk dibuang yaitu mematikan kipas saat malam hari karena cuaca yang panas, seperti untuk orang – orang yang tinggal di daerah ibu kota, atau daerah yang iklim nya panas.

Apabila tubuh terkena kipas atau AC dalam waktu yang lama, maka akan menyebabkan hilangnya air dan hipotermia dalam tubuh juga dapat menyebabkan meningkatkan karbon di oksida sekaligus menurunnya kadar oksigen.

Pada tahun 2003 sampai dengan tahun 2005 , banyak sekali kasus kematian yang disebabkan oleh menyalakan kipas dan AC pada saat tertidur, setidaknya ada 20 kasus. Maka dari itu matikanlah kipas angin saat menjelang tidur, karena apabila sudah terkena penyakit paru paru basah maka pengobatannya pun akan sangat ekstra.

Ada yang bertanya apa dampak bagi seorang bayi yang sering di depan kipas angin, dikarenakan cuaca panas, maka kebanyakan dari para ibu tidak tega melihat anaknya kepanasan dan pada akhirnya menyalakan kipas angin/AC pada ruangan tersebut.

Menurut salah satu dokter ahli, tidak ada masalah dalam penggunaan kipas angin pada bayi asalkan kipas angin tersebut tidak mengarah secara langsung pada sang bayi. hal tersebut karena anak mempunyai kebiasaan berkeringat walaupun udara tidak panas. Apabila menggunakan kipas angin langsung ke tubuh si anak tersebut maka akan mengakibatkan daya tahan tubuh anak menurun karena badan anak tersebut akan menjadi basah.

Akibat dari penggunaan langsung kipas angin kepada anak juga berdampak pada kebersihan udara disekitar ruangan, apabila ruangan tersebut tidak steril, maka besar kemungkinan banyak debu debu yang masuk dan terhirup oleh anak sehingga dapat mengakibatkan penyakit seperti dapat mengganggu saluran pernafasan bahkan bisa menyebabkan TBC. Sebaiknya ada saluran khusus pentilasi dalam ruangan yang dapat menjaga sirkulasi udara tetap bersih dan sehat.

Baca Juga :

Radang Paru Paru Pada Balita

Obat Penyakit Paru Paru Basah Alami

1 7 8 9